Jalan yang mana ?

Apa yang aku lakukan hari ini?

Tepatkah langkahku?

Benarkah pilihanku “mengikuti arah yang mereka tunjuk?”

Semua yang menyayangiku menunjuk arah itu… Tapi benarkan aku melangkahkan kakiku kearah itu… Ataukah aku berpura-pura melangkah kesana?

meski berat aku melangkah…  meski berat kubuat celah

Aku tau kau sama seperti aku… bimbang dalam nunjuk “arah itu tepat untukku”… engkau hanya ingin yang terbaik untukku… Tapi aku tak tak mau kau korbankan kesempatanmu… Jangan cintai aku seperti itu… Jangan kau manjakan aku seperti itu…

Dengan apa aku harus membalasnya… Dengan apa?

Aku bimbang menentukan pilihanku… aku bimbang menentukan langkahku…

Ya Allah aku berserah diri padaMu

Ya Allah… engkau beri kami kemudahan

Lindungi kami Ya Allah…

Terimakasih

Terimakasih telah bersamaku
melewati hari-hari dalam bimbangku
Terimakasih engkau menemaniku
menemui pujaan hatiku

Engkau tau betapa aku sangat rapuh
Hati yang rapuh dan jiwa yang hampa ….
Engkau juga tau bahwa aku sangat takut menatap masadepan-ku
Masadepan yang kini lebih menghalangi langkah-mu

Andai aku menurut apa ucapanmu
Andai aku mengikut arah yang engkau tunjuk untukku
dan Andai tanganku tak pernah melepas genggaman tanganmu

Mungkin kini aku tak akan tersesat dalam belantara kehidupan
Mungkin aku tak akan pernah merasakan sakitnya jatuh dalam jurang terdalam
Mungkin aku tak akan pernah membuat dirimu terpaku menungguku diujung jalan …
Kakiku masih sakit untuk berjalan …
Diriku tak sekuat yang engkau bayangkan

Berjalanlah… langkahkan kakimu
Tertatih aku akan menyusulmu
Jangan sia-siakan waktumu untukku …

Percayalah… aku masih seperti yang dulu …

Sesaat …

 

 

kaki indah berhias gelang permata
tangan halus dengan jari lentik mengemudikan Mercy
bibir indah dengan pemoles rasa strowbery
dan muda belia nan manja dengan otak “have a fun”-nya…

Mungkin itu yang ia dapatkan kini. Pikir Ana sesaat sebelum tidurnya.

Sejak dulu Ana sangat sadar bahwa kakinya tidak akan nampak indah meskipun memakai gelang kaki penuh permata menghiasi kakinya. Ana juga sepenuhnya sadar bahwa tangan halusnya tidaklah berjari lentik, tidak pula dapat mengemudikan Mercy. Tapi Ana benar-benar yakin bahwa bibirnya bisa dikatakan bibir indah dan dia masih mampu membeli pemoles bibir rasa strawbery. Tapi malam itu, Ana baru tersadar bahwa usianya tidaklah muda lagi, otaknya tidak lagi berfikir hanya ingin “have fun” dalam menjalin sebuah ikatan. Didalam otaknya kini yang ada adalah pernikahan, anak, serta karier yang ingin dijalaninya saat jadi ibu rumah tangga.

Mungkinkah isi otak ini yang membuat Andi menjauhku, bahkan tak mau berteman dan menghindar dari kehidupanku ?. Sebuah pertanyaan yang Ana lontarkan untuk dirinya sendiri… sebelum akhirnya ia tertidur membawa “tanya dalam hati” ….

Inikah dunia ?
Inikah sandiwara kehidupan ?
Berapa banyak lagikah yang akan terluka?
Berapa lama lagikah akan terluka?
Dan berapa lama lagi dirinya akan tersadar

bahwa “sandiwara tak akan pernah berakhir, saat engkau masih berkeinginan memainkannya”.

Happy Birthday

Untuk seseorang yang jauh disana……

HAPPY BIRTHDAY

 

Wish that this new day of another year of your life bring you a refreshed mind, health and energy. May Allah bless u with a long life.

Selamat Ulang Tahun
Umurmu hari ini 26 tahun
Seiring bertambahnya umurmu
Seiring berkurangnya usiamu
Ku harap engkau menjadi lebih dewasa
Ku harap engkau menjadi lebih bertanggung jawab
Ku harap engkau menjadi lebih mencintai Allah
Dan senantiasa merindukan-Nya
……… Rindu untuk bertemu dengan-Nya
……Rindu untuk mengadu kepada-Nya
….Rindu untuk memohon pertolongan-Nya
Rindu untuk memohon segala ampun atas semua dosa-dosa….
Mendekatlah kepada-Nya
Selalu sadarlah bahwa telah banyak dosa dalam kehidupan ini
Takutlah atas segala janji-Nya….

Ku berdo’a semoga Allah tidak menutup hati, pendengaranmu, serta matamu
Ku berdo’a, semoga engkau mendapatkan seseorang yang bisa mengiringi langkahmu untuk mendapatkan hidayah-Nya dan mendapatkan segala keuntungan yang telah dijanjikan-Nya.

… ingatlah untuk solat lima waktu : tepat dan bersegera…
tak selamanya aku bisa membangunkan tidurmu
tak selamanya aku bisa mengingatkanmu
meskipun aku sangat ingin…
dan meskipun aku sangat mengharapkan kesempatan itu

Tapi tak adil untukku bila aku selalu mengingatmu.
Salamku untuk seluruh keluarga-mu

Semoga ibu bisa membimbingmu menuju surga yang ada dibawah telapak kakinya…..

Semoga… kelak ibu menjadi lebih bijaksana.

Ingatlah bahwa :

Jika engkau menikahi seseorang hanya karena kekayaan-Nya, maka bukan kekayaan yang akan engkau dapatkan …

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.